Monday, May 14, 2012
To die by your side is such a heavenly way to die ~ ♬
Senin, 14 Mei 2012
22:47 p.m.
"I love The Smith."
How's the day, Tom?
Wish you fine there ☺
Wednesday, April 25, 2012
Pas! ♥
Monday, April 23, 2012
Wanita Hebat Itu...
Senin, 23 April 2012
19:19 AM
aku mau.
Jujur aku bingung bagaimana mendefinisikan kata "Wanita Hebat" itu. Karena perspektif tiap orang berbeda satu sama lain. Sri Mulyani itu wanita hebat, R.A Kartini juga wanita hebat, Aisyah RA juga hebat. Tapi buat ku definisi wanita hebat itu berbeda.
Teman perempuanku banyak yang hebat-hebat. Mereka mengikuti banyak organisasi, berkumpul dengan orang-orang yang tak kalah hebat, IPK di atas rata-rata, memiliki banyak bakat yang mengagumkan, bahkan banyak yang memiliki keberuntungan yang lebih dari orang-orang pada umumnya.
Tetapi menurut ku, implementasi kata "Hebat" itu jauh lebih sederhana dari yang aku sebutkan di atas.
Buat ku, wanita sempurna itu seimbang antara Hablumminallah dan Hablumminannas. Seimbang antara hubungan dengan tuhan dan hubungan dengan manusia.
Wanita hebat itu menutup auratnya.
Wanita hebat itu tidak hanya pandai menggambar desain rumah, tapi juga jago memasak, menyuap anak, bahkan mengganti popok bayinya.
Wanita hebat itu mendapatkan prestasi yang cemerlang. Bukan hanya karena dia berusaha, karena dia yakin ALLAH SWT akan memberi jalan untuk yang berusaha. Maka kemudian dia akan selalu merendah, tidak peduli seberapa tinggi prestasi yang pernah ia dapat.
Wanita hebat itu tidak hanya menjadi public speaker yang baik di depan umum, tetapi dia juga tidak bergunjing atau memberi berita negatif pada pendengarnya. Yang dia katakan hanya kabar dan tanggapan baik, atau doa.
Wanita hebat itu tidak hanya respek dan menjadi pendengar yang baik, tetapi juga inisiatif untuk sekadar senyum bahkan menyapa, untuk orang yang mungkin membenci nya.
Wanita hebat itu tidak dihitung dari berapa lelaki yang mendekatinya, tetapi bagaimana ia bisa mendapatkan satu yang terbaik dan akan selalu setia sampai nanti.
Dan sekarang setelah menulis ini semua, aku merasa.... kecil.
ternyata aku ini masih belum ada apa-apanya.
Ada waktunya nanti dimana kita sadar,
daripada menjadi keren di mata orang lain, bukankah lebih baik menjadi hebat di mata Tuhan?
Tapi tentu, nanti, ada waktunya.
xoxo
Antiikus o:) Friday, April 6, 2012
Tanggal enam, bulan empat.
Friday, April 6th 2012
11:30 AM
Tanggal enam bulan empat,
ada yang datang sambil mengirim pesan singkat "Aku udah di depan." Dengan mulut belepotan mie rebus aku membuka pintu dan sosok nya menyembul di balik pilar teras rumah. "Hai."
Tanggal enam bulan empat,
Kita duduk berhadapan di teras rumah. Berbicara tentang banyak hal. Sampai akhirnya dia berkata, "Jika nanti aku sibuk, kemudian jadi jarang menghubungimu, kamu mau kan menunggu?"
Tanggal enam bulan empat,
Dia pamit pulang. Ada acara lagi katanya. Sampai kemudian dia menghilang dari pandangan. Hanya tertinggal bau parfumnya yang masih tercium. Dia meninggalkan rindu di teras rumahku.
Tanggal enam bulan empat,
Buru-buru aku mengirim pesan singkat untuk sahabatku yang berulang tahun di hari ini. Hanya teringat samar bunyi pesannya: "Aku cinta 6 April! Selamat Ulang Tahun Nabila :*"
Tanggal enam bulan empat.
Karena dia, Aku suka angka 6. Terlebih tanggal 6 di bulan April tahun 2008.
Tapi tetep, aku lebih suka 15!
Antiikus.
Subscribe to:
Posts (Atom)





