Thursday, December 27, 2012

IP Dapur Umum Shift #1

Kamis, 27 Desember 2012
22:39 PM
di sela-sela mengerjakan Pre-Final Exam


Haeeeee (--,)
How's your holidays anywy? Me have a great one hahaha.
Sekitar 2 minggu yang lalu aku bersama beberapa teman IP mengikuti pelatihan OMT+ (kalo nggak bisa dibilang pelatihan masak-memasak lol.red). Pelatihan ini diadakan di Mojosemi, Sarangan, Gunung Lawu, Jawa Timur. Cukup jauh? cukup. Cukup dingin? lumayan. Menyenangkan? Sekaliii :)


Entah siapa otak yang mengusulkan diadakannya pelatihan ini. Hal negatif dari pelatihan ini hanya mendadak, sisanya menyenangkan. Hahaha.
Di atas gunung sana kita harus memasak. Dan masaknya nggak bisa yang porsi biasa, kita kudu masak untuk porsi 60 orang langsung. Yang biasanya masak di rumah cuma buat porsi kecil, sekarang kudu ngulek bumbu super banyak buat puluhan perut yang musti dikasih makan haha.

I had a great team, indeed! Ada sesepuh Mas Agung yang besok mau tambah tua tapi masih aja ngangkring di IP sampe sekarang, ada Rizan dan Burhan yang spesialis cuci piring dan mulai belajar masak nasi di hari-hari terakhir, ada trio cewe-cewe ari akuntansi Kak Sandra, Kak Via, Kak Leila yang kalo diajak rumpik nyanyi cerita-cerita itu seru bangeeet, ada juga temen seperjuangan aku di kelas finance, Makciw Merinda dan Takciw Dhilla. Dan nggak lupa the leader of us yang paling pothok sak Jogja tapi rumpik nya juga ga kalah, Riyan alias Mimin. Dan the last but not least ada bendahara galak dan pelit serta spesialis masak sayur kurang asin dikit yang sering ngomel-ngomel yaitu adalaah... aku sendiri :-|

here we goes:

Kerjaan kita selama disana ada 3; memasak, tertawa karena saling menghina satu sama lain, dan saling cerita. Tebalnya kabut jenuh Gunung Lawu saat malam sampe ketemu pagi lagi nggak bikin kita ngeluh kedinginan atau kecapean atau kebauan karena jarang mandi selama disana. Ya karena kita, DPU #1 emang bener-bener menikmati. Ini bukan pelatihan, ini liburan. Ini melupakan sejenak segala beban pikiran selama di Jogja dan bener-bener bisa melupakann semua masalah itu selama 3 hari pelatihan ini. It's damn great!!


Tepat seminggu sebelum diumumkan adanya pelatihan IP OMT+ ini, aku sempat meminta kepada Tuhan, untuk mengizinkan aku naik gunung lagi. Aku ingin liburan ke gunung, refreshing sejenak, dan secepat itu Tuhan mengabulkan doaku. Aku malu. Nggak enak mau minta lagi dari-Nya. Tuhan terlalu maha baik.

Tuhan saja mendekat ke arahmu, kenapa kamu yang ganti menjauh dari-Nya, Tik?
antykahfi.

Monday, December 3, 2012

Run Firda, Run!

Senin, 03 December 2012
1.34 PM
AC in Promo Office is truly killing.



"Seseorang itu butuh hijrah untuk mendapatkan tempat dan kehidupan yang lebih baik."


Sekiranya itu satu kalimat yg menyimpulkan pembicaraan singkat saya dan teman baik saya beberapa pekan lalu. Hal ini cukup menggelitik pikiran saya beberapa hari ini. Hijrah, atau berpindah.

Sudah lama saya berpikir tentang hal ini. Sejak kecil malah. Masa kecil saya dihabiskan dengan berpindah dari satu tempat, ke tempat yang lain. Bandar Lampung - Gorontalo - Jogja. Ketika saya mulai menetap di Jogja, memiliki banyak teman, kemudian saya takut jika saya harus pindah lagi. Saya takut jika papah harus dipindah lagi. Sempat saya bertanya pada papah dengan perasaan takut, "Pah, kita bakal pindah lagi nggak sih?" Waktu itu papa hanya menjawab singkat, "Sepertinya enggak. Semoga saja." Perasaanku membaik. Senang rasanya mendengar jika aku tidak harus meninggalkan sekolah dan teman-temanku.

Tapi 15 tahun kemudian aku paham, berpindah itu baik. Rasulullah bahkan me-sunnah-kan kita untuk hijrah. Saya tak takut lagi untuk pindah, bahkan keinginan itu semakin menggebu. Kata 'hijrah' itu sendiri memiliki persepsi yang bermacam, seperti melalui pertukaran pelajar atau menetap sementara untuk berlibur mungkin. Tapi untukku aku ingin hijrah untuk bekerja. Dan mimpiku terbang ke negeri seberang, Singapura.

Source: click here

Aku percaya suatu hari aku pasti bisa hijrah kesana. Ini bukan hal ghaib, jadi aku yakin aku pasti bisa. Bukan Singapura tak apalah, mungkin ke tempat yang lebih baik. Eropa mungkin. hahaha.

Segera lulus kuliah dengan hasil yang memuaskan. Kemudian hijrah dari tempat yang dulu aku sempat sangat takut meninggalkannya, Jogjakarta. Tapi sekarang aku tahu, aku butuh hijrah.
Run Firda, run!
Go somewhere.




Antykahfi.

Friday, November 30, 2012

40 Days of Being Housewife.

Friday. November 30, 2012
12:19 PM
di sela-sela menunggu pacar Jum'atan.


Hello ma fren. Long time no write.
Currently saya sedang menikmati hari-hari kebebasan dari menjadi ibu rumah tangga. Setelah ditinggal cukup lama oleh ibuk ke tanah suci dan jadilah saya harus menjadi ibu rumah tangga untuk beberapa waktu. Yap, pekan lalu ibuk baru saja pulang dari tanah suci untuk beribadah haji selama 40 hari. bisa dibilang kehidupan saya waktu itu cukup fluktuatif. Naik turun susah senang sedih stress mumet penat dan gembira. Yah walaupun saat ibuk pergi kajut, nenek, budhe, pakdhe datang untuk menemani saya dan adik-adik tapi ternyata menjadi ibu rumah tangga tidak semudah dan se-asyik kelihatannya. Percayalah.

Banyak beban pikiran yang ditanggung seorang ibu rumah tangga ternyata. Dari sisi keuangan, keharmonisan keluarga, bersosialisasi dengan tetangga, ke-afektif-an selama di rumah dan masih banyak lagi. Aku bahkan sempat berpikir untuk tidak mau jadi ibu rumah tangga. Tapi bagaimanapun, itu tetap kodrat wanita. Oke, we'll see.

Sebelum berangkat, ibuk menitipkan sejumlah uang untuk kami sekeluarga selama 1,5 bulan. Dan pergulatan selama 1,5 bulan untuk berhemat itu ternyata luar biasa susahnya. Banyak pengeluaran2 tidak terduga. Misal, tetiba adikku kehabisan uang dan dia mau beli buku atau daftar lomba. Jelas itu tidak ada di anggaran bulanan, tapi bagaimanapun kita musti harus memberi uang pada mereka. Yang paling ekstrim adalah jika ada tetangga yang memiliki hajat, sebagai tetangga kita semestinya memberi sumbangan pada mereka. Yah, itu juga diluar anggaran. Tapi selamat buat saya, anggaran bisa pas sampai ibuk pulang ke rumah. HORE!

daaaan masih banyak lagi sebenarnya kisah pengalaman menjadi ibu rumah tangga. Dan saya masih jauh dari predikat ibu rumah tangga yang baik. Saya masih sering kelepasan marah-marah atau pulang terlalu larut yang bikin orang rumah khawatir. Apalagi kalo ada amggota keluarga yg menyebalkan, rasanya pengen pergi dari rumah, refreshing bareng temen2 sampe malam, tapi jelas itu tidak mungkin dilakukan. Pada akhirnya hari-hari yg saya lalui jadi tidak sebebas biasanya. Penuh dengan beban pikiran.

Now I'm officially back to my habit, a youngster. Tapi dengan menjadi ibu rumah tangga selama 40 hari ini saya jadi paham dan belajar tentang banyak hal. Sekarang saya tahu pentingnya seorang wanita untuk bekerja instead of ibu rumah tangga. Saya belajar rasanya memendam kemarahan, bersabar ekstra, dan berpikir lebih dewasa. Ibu rumah tangga yang baik pasti enjoy dalam mengerjakan semuanya, tapi untukku, mungkin untuk saat ini, saya lebih memilih bekerja. 


Dan sekarang saya tahu kenapa ibuk sangat menyukai pekerjaannya.

Antykahfi.

Saturday, November 3, 2012

Summer Comes to an End.

Saturday, November 3rd 2012
6:45 pm
It's already three!



Hey you, mblo! Now, I'm about same with you. My boyfie is now having a Protofolio trip with Tim Promo FE teams and I trap at home. This kinda thing which make me sad the most. I should have my-three-monthversary with him, at beach, together with my team-mates. I WISH I CAN ENJOY THE ATMOSPHERE OF BEACH AT 5 IN THE MORNING! But grandpa ruins anything. Inhale exhale.
Well, thinking the beach is staying still and hoping that another opportunities will come sooner is the best deal for me now.

Talking about beach, this one is my favorite beach! Pok Beach.
I came there last summer. The place is just close to Indrayanti Beach. The place is quite hard to find, but believe me, this beach is awesome. The sand was purely white. Even you can scrolling down above the sand. 
Yeah summer is over now. Gonna miss those summer sunshine and clear skies. But now, Rain is overwhelming. 



This is the best spot. The tree was kind of photogenic. lol




Palembang shirt given from him. Size for men, huh?



While people are dancing in the rain, we danced above the sand. Shoe-less.




Well, I'm enjoying this rest of satnite by watching some Korean dramas and Korean TV series all night long. Laughing and sipping my coffee. Not that bad.
Antykahfi.

Sunday, October 28, 2012

When Money Comes Around.

Minggu, 28 Oktober 2012
16:26 PM
Selamat Sumpah Pemuda!


Hi guys, can't wait for share my current job now. Liaison Officer.
Well , this isn't permanent job like part time or what, but temporary one. Jadi, kapanpun ada tawaran, aku pun punya waktu kosong, maka deal. Aku harus banyak berterimakasih pada ibu temenku yang bekerja di Dinas Pariwisata DIY buat informasi-informasi lowongan LO yang mereka kasih buat aku. Cukup menambah pengalaman, kemampuan berkomunikasi dengan orang asing, dan uang saku yang cukup.


The first time, Jogja Travel Mart 2012

The second time, SOM AMAF 2012

With the delegations from LAO PDR

   
The recent one, 5th AMCDRR 2012

Menjadi LO itu menyenangkaaan sekali. Kenapa? karena pertama, aku sangat mengasah kemampuanku berkomunikasi dengan bahasa inggris. Kalo biasanya ngomong English cuma di kampus dan atau cuma dengan dosen, sekarang aku ngomong bahkan ngobrol dengan bule beneran! Bulenya nggak cuma bule Amerika, Eropa, atau Australia, tapi bule Asia-PAsifik juga. Sekedar bisa English itu nggak cukup, kita kudu menguasai intonasi, bahasa tubuh, bahkan kemampuan mendengar yang super. Masih mending dengerin orang USA ato Australia ngomong, masih sebelas duabelas lah sama kaset toefl, nah kemaren ini aku harus ngobrol sama orang Bangladesh dan India. OH GOD, nggak tau berapa kali aku ngomong ke mereka "Sorry" ,  "Pardon" , "What sir?" cuma gara-gara aku nggak nangkep mereka ngomong apa -___- 
bahkan sampe bulenya bilang "Well, I want to tell you my story aa (logat India.red) but I don't know aa you will get my point or no." Meeeeen.

Belum lagi kita harus menguasai materi both tentang Jogja atau materi tentang event yang diadakan. Kemaren ini kita dibekali materi seabrek tentang Disaster Risk Reduction dari BNBP nasional. Lumayan nggilyeng ya bok. Belum lagi ngejelasin tentang pariwisata Jogja dan sejarah Jogja. Ibarat di otak itu udah dibikin standing bannernya lah ini haha #pfftt

Kedua, dapet link temen yang supeeer banyak! Dari waktu JTM dampe AMCDRR kmaren, banyak banget dapet temen yang seru-seru, lucu, gokil, ane-aneh dan segala macemnya. Dan nggak cuma dari temen2 LO aja, dari tamu-tamu delegasi yang dateng juga banyak. Biasanya mereka bakal ngasih kartu nama atau account facebook biar bisa saling share foto selama acara. Tanggepan mereka juga lucu-lucu. Kadang kalo ketemu delegasi yang unyu-unyu gitu kita langsung semangat nge LO-nya. hahaha dasar anak muda.

Ketiga, bisa makan makanan enaaak dari hotel bintang lima sampe bintang kejora. Ini nih yang paling Joss. Kayaknya lidahku ini udah betah banget jadi LO karena tiap kerja dapetnya makanan enak terus, Aku bahkan bisa bikin rating hotel dengan makanan enak dimana aja hahaha. Dan semua itu gratis! itu yang bikin tambah sedep. 

Keempat, dapet kenang-kenangan dari delegasi yang kita serve selama acara. Waktu itu aku dapet sepasang anting-anting tradisional dari istrinya delegasi LAO PDR karena setiap hari aku ngajakin beliau jalan-jalan. Sebelum beliau pulang ke negaranya dia bilang, "Thank you my dear, would you call me Ibu for once?" ah, that was deep.


And praise to GOD for all of these things. Kalo diinget, dulu awal tahun aku pengen banget dapet part time, namun terganjal ijin orang tua. Ternyata asal ada niat yang tulu, ALLAH akan ngasih jalan. Aku nggak perlu part-time berbulan-bulan. Tapi aku tetep bisa dapet apa yang aku inginkan. 
BIG Thanks to you, GOD.
Selalu ingatkan aku untuk bersedekah :)


I know, this is my passion.
Antykahfi.